Tuesday, May 27, 2008

9). Pentingnya Ketrampilan dan Sikap Sukses Dalam Menjalankan Affiliate Marketing


Meskipun kebanyakan affiliate marketing berhubungan dengan penjualan, tapi kita akan sangat jarang berbicara dengan orang lain di telepon, menghadiri rapat atau pertemuan bisnis.

Ingat, kalau kita memutuskan memiliki karir apapun yang berhubungan dengan internet, berarti kita siap menjadi seorang pekerja yang memiliki pengetahuan dan menghabiskan banyak waktu bekerja di depan komputer.

Kadang-kadang memang kita mendengar bisnis online bisa membuat kita bekerja di rumah sambil memakai pakaian tidur kita dan menghasilkan pendapatan yang besar. Ini memang benar. Tapi ini juga bisa berarti kita hanya BERKUTAT di rumah, di depan komputer, selama berjam-jam setiap hari. Dan tidak semua orang ingin melakukannya.

Kalau kita termasuk orang yang 'gemar bersosialisasi' ataupun tipe orang yang senang berinteraksi dengan orang lain, lalu memutuskan menekuni affiliate marketing artinya kita perlu mengubah gaya hidup kita.

Orang yang sudah mempunyai karir bagus di bidang penjualan, biasanya juga bisa berhasil di affiliate marketing. Hanya saja mereka perlu transisi dan melakukan penyesuaian dari penjualan bertatap muka menuju pekerjaan yang hampir semuanya dikerjakan di depan komputer.

Bagi saya sendiri, sebenarnya enak sekali berjualan lewat internet, karena saya cukup berkomunikasi lewat e-mail dengan klien, tidak perlu ada pertemuan makan siang atau pembicaraan melalui telepon yang lama!
1. Kita Harus Selalu Belajar
Affiliate marketer yang paling sukses -yakni orang yang berhasil memperoleh pendapatan ribuan bahkan sampai jutaan US dollar- adalah mereka yang selalu belajar.

Mereka memiliki pengetahuan yang sangat baik mengenai bagaimana mendatangkan pengunjung situs dari Google dan search engine lainnya. Mereka juga benar-benar mengetahui bagaimana membangun sebuah web site yang bisa memaksimalkan jumlah klik pada link affiliate mereka. Mereka mengerti bagaimana cara melakukan pengujian terhadap link mereka.

Bahkan mereka mengetahui bagaimana menangani aspek-aspek praktek bisnis, termasuk juga memperhitungkan untung dan rugi. Dan Anda pun seharusnya demikian!
2. Kita Harus Senang Berbisnis
Ini memang aneh. Banyak sekali orang memasuki dunia affiliate marketing meski mereka 'membenci' bisnis! Hmm... orang yang aneh!

Sedangkan untuk benar-benar sukses menjadi seorang affiliate, kita harus senang berbisnis.

Juga untuk menjalankan bisnis affiliate marketing, kita harus memiliki sikap senang melakukan pekerjaan sendiri. Karena sedikit sekali affiliate profesional yang memiliki banyak staf yang bekerja untuk mereka.

Meski kadang mereka menyewa jasa orang lain seperti untuk web design dan menulis, tapi tetap saja mereka mengerjakan sendiri segala sesuatunya, termasuk hal-hal detilnya.

Kalau Anda tidak menyukai hal-hal berbau iklan, penjualan dan perhitungan untung dan rugi, maka Anda perlu mengatasinya supaya bisa sukses di bidang ini. Ingat, Anda tidak akan menghasilkan uang, kalau Anda tidak berhasil menjual sesuatu!
3. Kita Harus Berteman Dengan Teknologi
Kalau Anda termasuk tipe orang yang gampang marah jika terjadi sesuatu pada komputer Anda, maka Anda harus sering berteman dengan teknologi agar menjadi affiliate marketer yang sukses.

Semua affiliate marketer yang sukses, 100% merasa senang dan nyaman berhadapan dengan teknologi internet.

Mereka memang bukan ahli di segala aspek, tapi mereka mempunyai dasar pengetahuan yang baik mengenai prinsip-prinsip mendatangkan 'traffic' atau arus pengunjung, mereka tahu cara menghasilkan penjualan online, mengerti tentang membuat halaman web dan bisa menilai segala sesuatu yang berhubungan dengan online marketing, baik itu yang baik ataupun yang buruk.

Kalau Anda sudah menyukai komputer dan senang dengan internet, Anda tinggal melanjutkan dan mengembangkan keterampilan Anda yang berhubungan internet marketing.
4. Kita Harus Disiplin
Dalam affiliate marketing, keahlian sederhana seperti mengorganisasi, membuat tujuan harian, melaksanakan rencana bisnis dan memantau kemajuan, sangatlah penting. Karena kita tidak memiliki atasan yang menekan kita melakukan segala sesuatu.

Pada saat kita menjalankan affiliate marketing, kita adalah BOS untuk diri kita sendiri!

Orang yang bisa memotivasi dirinya sendiri dan pantang menyerah, kebanyakan adalah orang-orang yang sukses di dunia affiliate marketing.
5. Kita Harus Bisa Menulis Dengan Baik
Email adalah bentuk komunikasi utama para affiliate marketer. Kita tidak perlu menjadi copywriter yang sangat hebat, tetapi setidaknya kita harus bisa menulis email dengan jelas dan mudah dimengerti.

Satu saat, kita perlu menulis email kepada affiliate merchant atau marketer lainnya, bahkan juga pada pelanggan kita! Kebanyakan affiliate marketer tidak punya waktu untuk berkoordinasi marketing melalui telepon. Mereka akan melakukannya lewat email.

Satu saat nantinya kita sudah menguasai affiliate marketing, kita AKAN berkomunikasi dengan rekanan joint venture tertentu di telepon. Tapi pada awalnya, hampir semua komunikasi kita lakukan lewat email.

Keahlian dasar menulis juga diperlukan untuk menulis instruksi yang jelas kepada web designer, programmer dan copywriter. Ini dilakukan kalau kita memutuskan menggunakan jasa mereka untuk membantu kita.

Kesimpulan: Kalau Anda merasa senang berbisnis dengan lebih banyak berkomunikasi lewat email, maka affiliate marketing bisa menjadi 'karir' yang ideal bagi Anda.
6. Anda Harus Menjadi Pelaksana, Tak Hanya Pemikir
Sebagian orang senang belajar MENGENAI bisnis, tanpa pernah MELAKUKAN bisnis itu sendiri! ... Hmm, lagi-lagi orang yang aneh!

Nah sekarang, tanya kepada diri Anda sendiri, apakah Anda orang yang aneh? Oops! Maksud saya, apakah Anda bersedia melakukannya, meskipun dalam perjalanannya nanti Anda akan membuat beberapa kesalahan?

Kalau Anda siap, Anda berarti memiliki sikap dan perilaku yang cocok untuk untuk menjadi seorang affiliate yang sukses!

Salam,
AsianBrainTeamSupport
www.langkahcerdas.com

Read More..

8). Mengapa Orang Gagal Menjalankan Affiliate Marketing?

Kesan pertama kita, affiliate marketing terdengar sangat mudah dijalankan. Kita hanya tinggal membuat orang mengklik link kita dan kita akan mendapatkan uang! Semudah itu...

Banyak orang bilang, "Saya ingin seperti Ahira, dia belajar internet marketing hanya beberapa tahun saja, dan sekarang penghasilannya milyaran per tahun!"

Banyak orang menganggap, internet itu 'bisnis cepat kaya'. Sebenarnya, hal itu tidak sepenuhnya benar!

Diperkirakan lebih dari 90% affiliate tidak berhasil menjual satu produk/jasa pun. Sebagian memang gagal menjalankan bisnis ini, sementara sebagian lainnya telah berusaha sekeras mungkin, tapi tidak juga berhasil menjual produk apapun.

Mengapa orang-orang ini gagal membangun bisnis affiliate marketing? Silakan baca di penjelasan berikutnya!
1. Mereka Menyepelekan Usaha Yang Harus Dikerahkan!
Affiliate marketing kedengarannya sangat mudah. Tapi seperti juga bisnis lainnya, bisnis ini juga membutuhkan usaha.

Pada saat kita memulai internet marketing, kita harus berpikir seperti seorang pebisnis.

Pertama, kita harus mau meluangkan waktu untuk belajar -tidak hanya sekedar berhasil menjual-. Ini yang seharusnya benar-benar Anda lakukan. Apalagi jika Anda berniat menjadikan affiliate marketing sebagai pengganti pekerjaan Anda saat ini, atau Anda hanya sekedar mengharap penghasilan sampingan yang lumayan.

Affiliate marketer yang sukses biasanya bekerja lebih keras.

Mau menjalankan bisnis ini secara part time ataupun full time, yang terpenting adalah komitmen kita menjalankan usaha ini dengan sungguh-sungguh.

Ini berarti kita perlu memiliki rencana dan memikirkan segala sesuatunya. Kita harus memilih produk berkualitas bagus untuk dipromosikan, bersikap selektif, dan hanya melakukan bisnis dengan affiliate merchant yang berkualitas juga. Dan yang terpenting, kita juga harus berkomitmen melaksanakan segala rencana yang telah disusun. Ingat, orang yang tidak bersedia berusaha, tidak bisa sukses dalam affiliate marketing.
2. Mereka Tidak Menyadari Perlu Waktu Untuk Menghasilkan Uang
Affiliate marketing bukanlah bisnis cepat kaya. Sebagian program affiliate memang bisa segera membayar komisi kepada kita melalui rekening bank kita, tapi kebanyakan tidak seperti itu.

Pada saat kita pertama kali berhasil menjual produk atau jasa affiliate merchant, diperlukan waktu sekitar 2 minggu bahkan kadang sampai beberapa bulan sampai merchant memproses pembayaran.

Contoh: Jika kita berhasil menjual sebuah e-book online tanggal 26 Januari. Kita tidak akan mendapatkan komisi saat itu juga atau bahkan minggu depannya! Merchant mungkin akan mengirimkan komisi kita tanggal 5 Maret.

Kenapa? Karena dia -misalnya- hanya mengirimkan cek pada semua affiliate-nya setiap tanggal 5 setiap bulan. Dan untuk memudahkan proses, mungkin setiap pembelian di atas tanggal 20 akan dihitungnya sebagai penjualan bulan berikutnya. Jadi penjualan Januari kita dianggapnya penjualan Februari dan komisi kita diberikan bulan Maret.

Biasanya orang yang tidak memiliki sumber penghasilan lain menjadi ragu-ragu, begitu mengetahui mereka tidak langsung menghasilkan uang dari bisnis ini. Orang-orang ini sering kali langsung menyerah.

Padahal sebenarnya, kalau kita terus konsisten, suatu saat bisa saja kita mempromosikan beberapa program affiliate yang berbeda yang bisa memberikan penghasilan setiap bulan. Jadi penungguan itu tidak akan terasa lama!
3. Mereka Enggan Belajar
Kita harus tahu bahwa affiliate marketing membutuhkan perhitungan waktu untuk mempelajarinya.

Ini karena affiliate marketing sekarang menjadi bisnis yang sangat menarik dan kompetitif. Kita harus mengerti tentang penjualan online, bagaimana cara membuat web site, dan bagaimana mendatangkan pengunjung ke web site kita.

Dan tidak kalah pentingnya, kita juga harus bersedia belajar tentang cara yang benar dan salah bagaimana cara mempromosikan affiliate link kita.

Orang yang tidak ingin belajar mengenai hal ini, tidak bisa sukses dalam affiliate marketing.
4. Mereka Tidak Terbiasa Dengan Teknologi Internet
Sebenarnya kita tidak perlu menjadi seorang ahli teknologi untuk bisa 'hidup' dari program affiliate! Ingat, saya pun memulainya dari tidak tahu 'apa itu email'.

Tapi bagaimanapun, kita harus bersedia belajar dan mengerti, paling tidak untuk hal-hal yang kita perlukan dalam menjalankan bisnis online ini.

Kita perlu tahu banyak tentang cara membangun web site, agar tidak selalu tergantung pada jasa orang lain. Kalau kita selalu tergantung pada orang lain, hal itu akan membuat pekerjaan online kita tidak efisien!

Kalau kita mau belajar, kita pasti bisa!

Kita juga perlu mengetahui bagaimana cara menulis iklan yang baik, supaya kita bisa membedakan mana penulis yang baik dan mana yang buruk.

Selain itu, kita harus tahu cara kerja search engine (seperti Google), supaya kita tahu apa saja yang harus ada dan yang harus dibuang dari web site kita.

Orang yang gagal dalam affiliate marketing, sering kali adalah mereka yang takut dengan teknologi.

Bagaimanapun suka atau tidak, affiliate marketing adalah sebuah bisnis online. Kalau teknologi membuat kita takut, mau tak mau solusi terbaik untuk mengatasi ketakutan itu adalah dengan mempelajarinya.

Sekali lagi, saya memulai bisnis dari tidak tahu apa itu e-mail! Mulanya memang terasa sulit, tapi setelah merasakan manfaatnya, kita akan tahu betapa berharganya mempelajari teknologi yang berkaitan dengan bisnis ini.

Karena pada dasarnya teknologi dibuat untuk memudahkan pekerjaan kita, bukan?!
5. Mereka Suka Menunda!
Hal yang paling berbahaya yang bisa memicu kegagalan affiliate adalah TIDAK melakukan apa-apa.

Semua yang Anda pelajari dari saya akan sia-sia kalau Anda tidak segera memulai atau sekurangnya MENCOBA.

Sejak awal saya selalu menyarankan: Baca - Lalu Praktekkan, Baca - Lalu Praktekkan. Kalau Anda banyak melakukan kesalahan, biarin, toh Anda juga lagi belajar

Ingat, saya bisa seperti sekarang ini, karena sebelumnya saya banyak melakukan kesalahan.

Terus terang, dulu, ada saatnya saya pun merasa frustasi. Rasanya saya ingin membantingkan komputer di kamar saya. (Kebetulan komputernya baru, jadi nggak jadi ;-)

Sering saya menjerit dalam hati "Tuhan, kenapa saya belum saja berhasil?"

Belum lagi saya sering mendapatkan 'gangguan-gangguan mental' yang lain, seperti tidak ditanya oleh orang tua, ditertawakan oleh teman, dan saya dianggap orang gila oleh sebagian orang. Banyak hal yang sangat menyakitkan bagi saya untuk bisa mencapai sukses seperti sekarang ini.

Apa yang membuat saya bisa bertahan?
1. MIMPI. Saya selalu bermimpi suatu saat saya bisa keliling dunia. Saya percaya, kalau kita terus meminta dan 'keras kepala' dibarengi dengan usaha, Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk kita!
2. Saya punya "tips jitu" tersendiri! Setiap kali saya merasa frustasi, saya selalu membaca puisi yang saya tempel di dinding kamar saya: "Aku Ingin Menjadi Orang Yang Luar Biasa". (Anda bisa baca puisi ini di www.AnneAhira.com !)

Salam,
AsianBrainTeamSupport
www.langkahcerdas.com

Read More..

7). Ketentuan Pembayaran

Sebagai affiliate, kita tidak bisa memaksa affiliate merchant untuk membayarkan komisi kita kapan pun kita mau!

Kita harus tahu, affiliate merchant berhak menerbitkan cek komisi kapan saja mereka menginginkannya. Tokh... mereka yang punya barang, jadi mereka yang 'lebih berkuasa' ;-)

Oleh sebab itu, penting sekali kita membaca dan meneliti affiliate agreement yang mereka berikan. Affiliate agreement ini bisa didapat pada saat kita mendaftarkan diri pada affiliate program tersebut.

Kabar baiknya, kebanyakan affiliate merchant membayar kita dengan jadwal yang teratur dan tepat waktu. Biasanya adalah setiap bulan, bahkan per 2 minggu atau kapanpun pada saat Anda telah mencapai nilai penjualan dalam jumlah tertentu (biasanya minimal pembayaran cek affiliate adalah 20$ atau 100$).

Khusus bagi kita yang tinggal di Indonesia, saya sarankan untuk mengambil komisi affiliate apabila sudah mencapai minimal $100. Karena, biaya yang dikenakan oleh bank untuk mentunaikannya cek dari luar negeri sekarang ini adalah sekitar $20. Jadi andainya kita mendapat cek affiliate sebesar $20 dan mentunaikannya di bank, ya habis dong!

Sebelum saya lanjutkan, saya ingin berbagi pengalaman sedikit....

Anda mau tahu jumlah cek yang saya terima pertama kali dari bisnis affiliate? Jumlahnya $8. ;-)

Meskipun hanya $8, hati saya girangnya bukan main saat itu. Hari itu juga, saya langsung pergi ke Bank BCA dan berkata pada teller-nya.... "Mba, mo tukar dollar nih! Saya dapat cek dari Amerika". (Duh! Gaya bener yang dapat cek dari Amerika!) Memang begitulah jadinya kalau orang kampung terima cek pertama kali. ;-)

Waktu dilihat sama Mba BCA, dia tersenyum. "Nggak bisa De! Cek segini nggak bisa ditukerin!". Dengan 'PD' nya lagi saya bilang "Ini cek asli lho Mba, Ini cek dari Amerika!". (DUH! Gue kok ngajarin soal cek ke orang bank sih?!)

Lagi-lagi Mbanya tersenyum. Dia bilang untuk mencairkannya saja, saya akan kena 'charge' sekitar 200 ribuan di bank mereka!

Dan akhirnya saya pun pulang... :-(

Tapi di perjalanan saya masih penasaran! Lalu saya pergi ke Bank Lippo, Bank NISP dan beberapa bank lainnya (sampai 6 bank kalau nggak salah!). Saya datang kali ini bukan untuk mentunaikan, karena tahu terlalu kecil, tapi kali ini hanya untuk bertanya: "Ini cek asli bukan ya?"

Mereka semua bilang 'asli' tapi tidak bisa ditukarkan karena jumlahnya terlalu kecil! Ah, tidak apa-apa! Meskipun waktu itu saya tidak dapat menukarkannya menjadi uang, saya tetap pulang dengan kegirangan.

Saya pikir kalau cek itu memang asli, berarti memang BETUL, internet itu bisa menghasilkan uang. Dan kalau saya bisa menghasilkan $8, berarti sebenarnya saya juga BISA mendapatkan cek $8,000... Saya pikir, saya hanya tinggal mencari tahu bagaimana caranya!

Semua teman saya tahu, saya menempelkan cek itu di kamar kos saya dengan tulisan di bawahnya "Tahun depan cek ini angkanya harus berubah jadi $8,000!" Teman-teman kos saya bilang 'Kamu orang gila'. Sementara dalam benak saya selalu percaya: "Apa yang kamu pikirkan, itu yang sedang terjadi, atau akan terjadi"

Dan memang, kurang dari 2 tahun kemudian, apa yang saya pikirkan waktu itu menjadi kenyataan! ;-)

Catatan: Bila kita menerima cek dari affiliate -misalnya saja dari perusahaan Amerika atau Inggris- kita bisa pergi ke bank mana saja di Indonesia dan biasanya akan memakan waktu 7 sampai 14 hari untuk mentunaikannya.


Salam,
AsianBrainTeamSupport
www.langkahcerdas.com

Read More..

6). Cookies and Lifetime Commissions

Di dunia affiliate marketing, kita akan mendengar istilah "lifetime commisions". Ini artinya, affiliate merchant mempunyai sebuah 'sistem pintar' yang bisa melacak setiap pelanggan atau prospek yang kembali dan memutuskan untuk membeli barang/jasa melalui affiliate link yang pertama kali mengenalkan si pelanggan tadi pada barang/jasa yang dipasarkan.

Bagaimana merchant bisa mengetahui itu semua?

Mereka mengetahuinya melalui "cookies". Cookies adalah program kecil yang diberikan kepada setiap pengunjung web site ketika mereka mengklik affiliate link kita.

Cookies menyimpan informasi pada komputer pengunjung tersebut. Informasi ini bisa mengindentifikasi KITA sebagai affiliate kapanpun pengunjung tersebut kembali ke situs merchant.

Contoh: Misalnya saja Anda mempromosikan link
http://www.AsianBrain.com/index.php?aff_code=123456

Katakanlah Si Banu datang ke web site Asian Brain IMC melalui link Anda di atas. Tapi dia tidak memutuskan untuk bergabung saat itu. 6 Bulan kemudian, Si Banu memutuskan untuk bergabung, tapi dia hanya ingat www.AsianBrain.com saja.

Nah, meskipun Si Banu mengetikkan hanya AsianBrain.com saja, tanpa disertai affiliate code Anda, tapi sebenarnya komputer Si Banu akan 'memanggil cookies' yang berisi affiliate link milik Anda, dengan catatan Si Banu membukanya di komputer yang sama pada saat mengklik affiliate link Anda dulu pertama kali.

Cookies ini biasanya berakhir pada periode waktu tertentu. Mulai dari beberapa hari, bulanan atau bahkan juga tahunan. Setelah itu cookies ini akan kadaluarsa. Untuk program "lifetime commisions", cookies akan berakhir dalam waktu yang sangat lama, biasanya satu tahun.

Tapi tentu saja, kalau seorang pelanggan atau prospek memakai komputer baru, cookies ini akan menghilang! Cookies juga akan menghilang kalau si pelanggan dengan sengaja menghapusnya dari komputer. (Walau begitu, setahu saya, jarang orang yang menghapus cookies terlalu sering atau mereka bahkan sama sekali tidak tahu soal menghapus cookies ini, mungkin salah satunya Anda) ;-) Jadi tidak perlu khawatir soal cookies yang hilang! Kalau sudah rejeki Anda, toh pelanggan juga tidak akan lari kemana ;-)

Affiliate merchant yang menawarkan "lifetime commissions" biasanya adalah pebisnis yang sangat baik untuk diajak kerjasama. Karena mereka ingin memastikan kita menerima kompensasi dari SEMUA penjualan di masa mendatang yang dilakukan pelanggan KITA.

Anda mungkin bertanya, di mana kita bisa menemukan affiliate merchant yang menawarkan 'lifetime commissions"?

Kunjungi http://www.LifeTimeCommissions.com

Di situs ini kita bisa menemukan daftar affiliate merchant yang selalu diperbarui. Biasanya affiliate merchant yang terdapat dalam daftar situs ini menawarkan program yang menguntungkan dan memiliki cookies jangka panjang.


Salam,
AsianBrainTeamSupport
www.langkahcerdas.com

Read More..

5). Dua Jenis Komisi Dalam Affiliate Marketing


Ada dua jenis komisi pada affiliate marketing, yaitu:

SINGLE-TIER COMMISSIONS : Komisi yang dibayarkan dalam 1 tingkat. Artinya, kita akan mendapatkan komisi dari hasil penjualan kita sendiri.

Contoh: Affiliate Program milik PT. Asian Brain menggunakan jenis pembayaran 'single tier commission'. Prima akan mendapatkan Rp 50.000,- per bulan dari setiap keanggotaan yang terjual oleh Prima sendiri.

2-TIER COMMISSIONS : Komisi yang dibayarkan dalam 2 tingkat. Artinya, kita mendapatkan komisi dari penjualan kita sendiri PLUS penjualan dari affiliate yang kita bawa.

Contoh: Prima menjual sebuah barang kepada si A. Untuk penjualan itu Prima mendapatkan komisi 30% dari affiliate merchant. Lalu si A menjual barang itu kepada si B. Prima masih mendapatkan keuntungan -katakanlah 5%- dari penjualan si A. Dan si A mendapatkan keuntungan 30% dari merchant atas penjualannya ke si B.

Dalam kasus di atas, merchant memberikan total komisi 35% kepada affiliate-nya untuk setiap penjualan. Tapi komisinya dibagi menjadi 2 tingkat. 30% untuk penjualan sendiri dan 5% dari hasil penjualan affiliate yang dibawa oleh affiliate pertama.


Salam,
AsianBrainTeamSupport
www.langkahcerdas.com

Read More..

4). Cara-Cara Menghasilkan Keuntungan Dengan Affiliate Marketing

Ada banyak cara menghasilkan keuntungan (uang) dari affiliate marketing. Dalam materi ini saya akan mengajarkan SEMUA cara yang bisa kita lakukan untuk menghasilkan keuntungan melalui affiliate program.
1. Pay-Per-Sale Affiliate Program
Lewat program ini, kita memperoleh keuntungan pada saat seseorang membeli produk atau jasa melalui affiliate link kita.

Contoh barang atau jasa yang biasa dipasarkan dengan cara 'pay-per-sale' adalah penjualan e-book dan software.

Besar komisi pay-per-sale ini bervariasi. Mulai dari hanya beberapa persen saja sampai 60% bahkan juga ada yang lebih. Saya sendiri lebih suka menjual e-book atau biasa disebut sebagai 'information product'.

Kenapa saya lebih suka menjual information product? Soalnya, affiliate merchant tidak mengeluarkan 'biaya produksi' untuk pembuatannya (seperti biaya percetakan, biaya pembelian kertas, dll seperti buku biasa) sebesar ongkos produksi lainnya.

Oleh sebab itu seorang affiliate marketer biasanya akan mendapatkan komisi cukup besar dari setiap penjualan e-book. Mulai dari 40% sampai dengan 75%!

Jadi, bila sebuah e-book harganya katakanlah $97, maka kita bisa mendapatkan komisi antara $38.80 sampai dengan $72.75 per sebuah e-book yang terjual.

Lumayan gede ya? Makanya, enak 'kan jadi internet marketer! ;-)
2. Recurring Affiliate Program
Dalam program recurring ini, affiliate merchant memberi komisi kepada kita dalam periode tetap atau secara berkala.

Biasanya program ini ditawarkan jika seseorang berlangganan suatu jasa dan layanan bulanan. Seperti web hosting, auto-responder dan keanggotaan website seperti Asian Brain IMC.

Meskipun kita tidak mendapatkan persentase yang besar dari program ini, tapi program ini tetap bisa bermanfaat buat kita. Kenapa?

Soalnya, kita hanya menjual jasa berlangganan ini satu kali, tapi komisi yang kita terima bisa selamanya, sepanjang pelanggan membayar biaya bulanan mereka!

Recurring program seperti ini sangat baik karena memberikan kesempatan bagi kita untuk mendapatkan penghasilan tetap yang bisa kita dapatkan setiap bulan.

Tips: PT. Asian Brain IMC menawarkan "Asian Brain Recurring Affiliate Program". Setiap pembelian keanggotaan Asian Brain IMC akan dihargai Rp 50.000,- per orang setiap bulan. Kalau Anda berhasil menjual 20 keanggotaan saja, Anda akan mendapatkan 1 juta per bulan. Penjelasan lebih detil bisa Anda dapatkan di bagian "Asian Brain Affiliate Programs". Kesimpulan: Anda bisa belajar internet marketing sambil menghasilkan uang! ;-)

(Duh... Ahira, akhirnya beriklan juga!) ;-)
3. Pay Per Lead Affiliate Program
Pay-per-lead adalah jenis program affiliate yang memberikan pembayaran flat untuk setiap prospek (leads) dengan kualifikasi tertentu yang kita bawa ke situs merchant melalui affiliate link kita.

Dalam program ini, affiliate merchant yang memutuskan apakah leads yang kita bawa memenuhi kualifikasi atau tidak. Mereka biasa memutuskannya dari 'informasi kontak prospek' yang mereka dapatkan dari kita.

Program pay-per-lead terbaik biasanya berasal dari situs asuransi, kredit rumah dan aplikasi pinjaman.

Melalui program pay-per-lead ini, kita bisa menghasilkan keuntungan mulai dari 25 sen untuk setiap leads yang datang ke website, sampai $25 atau lebih untuk leads yang mengisi aplikasi secara lengkap.

Bila kepiawaian Anda sudah terkenal di dunia internet marketing, bisa jadi banyak orang yang akan 'mencari' Anda. Malah Anda bisa kewalahan dengan banyaknya order dari para merchant untuk menjualkan barang/jasanya dengan cara pay-per-lead! Di samping itu, kalau Anda sengaja dicari, bayaran per lead Anda bisa jauh lebih mahal dibandingkan harga per lead di pasaran. Bahkan Anda pun bisa meminta persentase khusus dari setiap barang/jasa yang terjual.

Saya sering mendapatkan 'orderan' khusus untuk pay-per-lead dari luar negeri. Kebanyakan dari negara-negara Eropa dan Amerika. Banyak sekali perusahaan dan individu yang datang dan minta dicarikan leads atau prospek untuk calon pembeli rumah, asuransi, bahkan sampai menjual kuda!
Saya pernah menjual kuda lewat internet. Yang punya kudanya di Jerman, pembelinya di Amerika dan saya "calo"-nya di Indonesia. Adik saya bilang, "Kamu Tukang Kuda Yang Aneh"

4. Pay-Per-Click Affiliate Program
Pay-Per-Click Affiliate Program menurut saya adalah program yang unik. Kita mendapatkan bayaran pada saat sebuah "link iklan" di situs kita, diklik oleh pengunjung kita.

Siapa yang membayar?

Ada perusahaan-perusahaan tertentu yang bersedia MEMBAYAR bila link iklan mereka "diklik" oleh pengunjung kita.

Yang perlu kita lakukan adalah menyisakan ruang iklan di situs kita untuk program tersebut. Dari setiap klik pada iklan tersebut, kita akan mendapatkan sedikit uang.

Program pay-per-click yang populer saat ini adalah Google's Adsense. Dalam program ini, kita boleh menempatkan 1 sampai 3 iklan Google di setiap halaman web site kita.

Sebagai contohnya adalah blog ini http://1st-lyrics-chords.blogspot.com
disitu ada iklan dari google disebelah kanan dan bawah...;-)

Di sana, Anda akan melihat iklan berjudul "Ads By Google" yang terletak di sebelah kiri dan atas artikel saya. Setiap kali orang mengklik iklan tersebut, saya akan menerima pembayaran.
Google Adsense merupakan salah satu program affiliate favorit saya. Anda bisa mempelajari "Google Adsense" di bulan pertama. Dalam materi tersebut, saya membeberkan strategi saya secara detil dan menunjukan kepada Anda bagaimana saya menghasilkan ribuan dollar setiap bulan dari program tersebut & bagaimana Anda bisa melakukannya juga!

5. Pay-Per-Search Affiliate Program
Program pay-per-search ini hampir mirip dengan pay-per-click. Hanya saja yang berbeda adalah modelnya.

Lewat program pay-per-search ini, kita akan mendapatkan penghasilan pada saat pengunjung mencari informasi melalui "search box" khusus yang telah kita tempatkan di situs kita, dan lalu mereka mengklik salah satu link dari hasil pencariannya tadi.

Untuk lebih jelas lagi, Anda pasti mengenal apa itu 'search engine' bukan? Kalau Prima ingin mencari tahu sesuatu, Anda akan datang ke search engine seperti www.Google.com atau www.Yahoo.com

Nah, pay-per-search ini kurang lebih bisa dikatakan "program yang membuat Anda menjadi search engine".

Kita tempatkan 'kotak pencarian' di website kita, lalu pada saat ada orang yang mencari sesuatu lewat kotak pencarian kita tadi dan mengklik salah satu atau lebih link, kita mendapatkan bayaran.
Catatan: Google.com juga menyediakan 'Search Program'. Anda bisa mempelajarinya lebih dalam lagi di materi tentang 'Google Adsense'.

6. Hybrid Programs
Ada banyak affiliate merchant yang mengkombinasikan beberapa program pembayaran yang berbeda.

Contoh: Mereka biasanya menawarkan komisi 10 sen setiap kali ada orang yang HANYA mengklik banner dan kemudian komisi 15% bila terjadi penjualan.

Ada juga merchant yang menawarkan macam-macam bonus kalau kita mencapai angka penjualan tertentu. Misalnya, PT. Asian Brain IMC akan memberikan sebuah laptop bagi mereka yang telah menjual 500 keanggotaan Asian Brain IMC dalam 3 bulan berturut-turut.

Sementara itu, beberapa merchant lainnya ada juga yang menawarkan program semakin banyak penjualan, semakin tinggi jumlah komisi yang kita terima.


Salam,
AsianBrainTeamSupport
www.langkahcerdas.com

Read More..

3). Bagaimana Cara Affiliate Marketing Bekerja?

Sekarang kita sudah tahu apa yang dimaksud dengan 'Affiliate Marketing', dan tentunya kita ingin tahu BAGAIMANA cara kerja bisnis ini di internet sehingga kita bisa menghasilkan keuntungan!

Saya akan mengajarkan ini pada Anda dari mulai yang paling sederhana alias paling dasar.

Dalam bisnis online, semua affiliate marketer melakukan penjualan melalui 'link khusus' atau dikenal dengan istilah 'affiliate link'. Affiliate link ini diberikan oleh affiliate merchant (pemilik barang/jasa). Cara kerja affiliate link adalah sebagai berikut:

Misalnya kita menemukan sebuah produk online yang ingin kita jual. Lalu kita melihat website tersebut menawarkan program affiliate. Setelah kita pelajari ternyata mereka bersedia memberi kita komisi sebesar 40% untuk setiap penjualan yang kita hasilkan.

Kita kemudian mendaftarkan diri pada affiliate program tersebut dengan mengisi sebuah form. Biasanya merchant akan meminta kita untuk mengisi Anda, alamat lengkap, penerima 'cek' (untuk komisi), email, nomor telepon, dll.

Kita juga akan diminta untuk membaca 'affiliate agreement'. Affiliate agreement adalah sebuah dokumen legal yang mengikat kita dengan affiliate merchant.

Isinya biasa menyatakan kesepakatan kita terhadap syarat dan ketentuan yang ditentukan oleh affiliate merchant, seperti tidak boleh mengirimkan email spam (email komersial yang tidak diminta oleh pemilik email tersebut).

Affiliate agreement ini penting karena jika kita melanggar syarat dan ketentuan yang telah tertulis di sana, affiliate merchant bisa menunda pembayaran atau bahkan mengeluarkan kita dari affiliate program mereka.

Nah, setelah kita menyatakan bersedia mematuhi affiliate agreement tersebut, affiliate merchant akan memberikan sebuah 'affiliate link' untuk kita. Tugas kita selanjutnya adalah mempromosikan affiliate link tersebut.

Misalnya saja dengan cara menempatkan link itu di web site kita atau di email signature, dengan harapan ada orang yang akan 'mengklik' dan MEMBELI produk/jasa yang kita pasarkan tersebut.
Catatan: Dalam panduan belajar Asian Brain lainnya, Anda akan belajar lebih banyak cara dan lebih detil lagi tentang bagaimana berpromosi di internet yang baik dan benar.(www.langkahcerdas.com)

Nah, pada saat ada orang yang mengklik affiliate link kita dan melakukan pembelian, kita akan diberi komisi untuk penjualan tersebut!

Tapi ingat lho! Orang ini HARUS benar-benar melakukan pembelian.

Hanya karena seseorang mengklik link affiliate kita, bukan berarti affiliate merchant perlu membayar kita. Waah.. bisa rugi dong mereka!

Inilah tantangan sebenarnya dalam dunia affiliate marketing. Affiliate merchant melakukan tugasnya menjual dan mengirimkan produk/jasanya pada orang yang membelinya lewat link kita. Sedangkan kita menolong mereka dengan mempromosikan affiliate link yang mereka berikan.

Setiap affiliate link biasanya terdiri dari serangkaian angka atau huruf yang unik disertai dengan 'affiliate ID' kita, yang berfungsi mengidentifikasi KITA sebagai satu-satunya orang yang bertanggung jawab terhadap penjualan yang dihasilkan melalui affiliate link tadi!

Contoh :

Katakanlah Anda ingin memasarkan Asian Brain Internet Marketing Center. Anda melihat potential earning yang cukup menarik yang diberikan oleh PT. Asian Brain IMC. Lalu Anda mendaftar menjadi affiliate Asian Brain IMC.

Setelah Anda mendaftar, Anda akan mendapatkan 'affiliate link' dari PT. Asian Brain IMC seperti ini:

http://www.AsianBrain.com/index.php?aff_code=123456
(Dalam hal ini, katakanlah kode affiliate Anda adalah 123456. Catatan: setiap orang yang mengikuti Program Affiliate PT. Asian Brain IMC akan mempunyai kode affiliate yang berbeda).

Lalu Anda promosikan link di atas dengan kreativitas Anda sendiri. Misalnya saja dengan membuat sebuah website yang mengulas tentang pentingnya pendidikan internet marketing, atau menulis pengalaman Anda belajar bersama Ahira ;-), di mana di dalamnya Anda sertakan affiliate link Anda menuju situs Asian Brain IMC.

Intinya, pada saat seseorang mengunjungi situs Asian Brain IMC 'lewat link Anda' dan kemudian dia bergabung, maka 'sistem affiliate' Asian Brain IMC akan 'merekam' bahwa affiliate code 123456 telah berhasil menjual. Sistem kami juga akan mengirimkan email secara otomatis kepada Anda pada saat Anda berhasil menjual.

Selanjutnya, Anda pun akan mendapatkan komisi dari PT. Asian Brain IMC!


Salam,
AsianBrainTeamSupport
www.langkahcerdas.com

Read More..

2). Ide di Balik Model Bisnis Affiliate Marketing

Anda pernah bekerja untuk seseorang atau perusahaan dan mendapatkan komisi? Affiliate marketing adalah model bisnis semacam itu.

Sebagai contoh, dulu waktu kuliah, saya pernah jualan buku cerita untuk anak-anak. Saya berjalan kaki dari rumah ke rumah dan mengetuk setiap pintu, berharap ada yang mau membeli buku cerita yang saya jual.

Kalau saya berhasil menjual satu produk buku yang saya pasarkan, maka si pemilik buku (affiliate merchant) memberi saya persentase dari hasil penjualan. Dan tentu saja kalau saya tidak berhasil menjual buku, saya tidak dibayar.

Anda pernah juga diberi uang jasa karena berhasil mendapatkan orang yang bersedia melakukan transaksi bisnis dengan seseorang?

Kalau di dunia nyata biasanya hal ini kita kenal dengan istilah 'calo', 'perantara' atau 'broker'.

Contoh lainnya, ada mobil yang akan dijual, kita bantu mencari orang yang ingin membeli mobil tersebut. Kalau kita berhasil mendapatkan orang yang mau membeli mobil tersebut, kita biasanya diberi komisi atas jasa kita mendapatkan orang yang mau membeli mobil tersebut.

Affiliate marketing kurang lebih juga serupa dengan bisnis itu!

Ada banyak affiliate merchant yang bersedia membayar kalau kita berhasil mendapatkan calon pembeli yang memenuhi kualifikasi mereka. Dalam dunia internet marketing, calon pembeli ini biasa dikenal dengan sebutan "leads" atau "prospects".


Salam,
AsianBrainTeamSupport
www.langkahcerdas.com

Read More..

1). Apa itu affiliate marketing?

Affiliate marketing adalah sebuah cara menghasilkan uang dari internet.

Bisnis ini pada dasarnya merupakan model bisnis yang sangat lama, yakni membayar jasa seseorang hanya jika mereka berhasil menjual.

Affiliate marketing termasuk sebuah bisnis besar. Diperkirakan bisnis ini bernilai sekitar 14 juta dollar setiap tahunnya.

Dalam affiliate marketing, kita dibayar kalau kita berhasil menjual produk/jasa seorang merchant atau affiliate merchant.

Merchant atau affiliate merchant adalah orang atau perusahaan yang memiliki produk/jasa yang mereka pasarkan melalui internet.

Sementara orang-orang yang tidak memiliki produk/jasa untuk dijual, bisa membantu affiliate merchant tersebut dalam menjualkan produknya. Untuk setiap produk yang terjual, mereka akan mendapatkan komisi.

Nah, orang-orang yang menghasilkan uang dengan cara tersebut di atas disebut 'affiliate marketers' atau affiliate. Kadang-kadang mereka juga disebut 'associates' atau 'program partners'.

Kalau kita mendaftarkan diri pada 'affiliate program' milik affiliate merchant, artinya kita mendaftarkan diri menjadi salah satu anggota jajaran sales online mereka.

Kata lain bagi affiliate program adalah 'associate programs', 'bounty programs', 'referrer programs', 'partner programs' atau 'revenue sharing programs'. Semuanya sama saja! Hanya beda kata. Saya sendiri lebih senang menyebutnya "affiliate program" karena ini istilah yang lebih umum digunakan para marketer.


Salam,
AsianBrainTeamSupport
www.langkahcerdas.com

Read More..